Langsung ke konten utama

SISTEM PELAPISAN SOSIAL DALAM MASYARAKAT (TULISAN)

Tingkatan Sosial Jawa
    
Pada masyarakat pedesaan (Jawa) maka sistem pelapisan sosialnya adalah:
1. lapisan pertama adalah golongan priyayi, yaitu pegawai pemerintahan di desa atau pimpinan formal di desa
2. golongan kuli kenceng, yaitu pemilik sawah yang juga sebagai pedagang perantara
3. golongan kuli gundul, yaitu penggarap sawah dengan sistem sewa
4. kuli karang kopek, yaitu buruh tani yang hanya mempunyai rumah dan pekarangan saja tetapi tidak punya tanah pertanian sendir
5. indung tlosor yaitu kelas buruh tani, tidak punya rumah dan tanah pekarangan

Pelapisan sosial pada masa kolonial adalah sebagai berikut:
1. Golongan Eropa (orang Belanda, Portugis, Perancis)
2. Golongan Timur Asing (orang Cina, Arab, India)
3. Golongan bumiputera
             Adanya tingkatan sosial di masyarakat dapat di lihat dari dua segi: pertama dari segi kebangsawanan, dan kedua, dari segi kedudukan sosial yang di tandai dengan tingkatan pendidikan dan keadaan perekonomian yang di miliki. Biasanya yang memiliki pendidikan lebih baik memperoleh kemungkinan untuk memperoleh taraf perekonomian yang lebih baik pula. Tetepi ini tidak mutlak. Bisa saja taraf pendidikan yang baik namun taraf perekonomiannya kurang baik. Dan sebaliknya, yang memiliki taraf pendidikannya kurang tapi memiliki taraf perekonomian yang baik.
Kuntjaraningrat (1967:245) membagi masyarakat jawa menjadi 4 tingkatan, yaitu: 1. Wong cilik, 2. Wong sudgar, 3 priyayi dan 4. ndara. Sedangkan Clifford Geertz membagi masyarakat jawa menjadi 3 tingkatan yaitu: 1. Priyayi, 2. Orang yang berpendidikan dan bertempat tinggal di kotadan 3. Petani dan orang kota yang tidak berpendidikan. Dari kedua jenis penggolongan di atas jelas adanya perbedaan tingkatan dalam masyarakat tutur bahasa jawa. Berdasarkan tingkatan itu, maka dalam masyarakat jawa terdapat berbagai variasi bahasa yang di gunakan sesuai dengan tingkat sosialnya. Jadi, bahasa atau ragam bahasa yang di gunakan di kalangan wong cilik tidak sama dengan wong sudagar dan status di atas mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEMBAHASAN KEAMANAN SISTEM TERDISTRIBUSI PADA E-COMMERCE (TOKOPEDIA)

PEMBAHASAN KEAMANAN SISTEM TERDISTRIBUSI PADA E-COMMERCE (TOKOPEDIA) Keamanan Pada Sistem Terdistribusi             Dalam sistem terdistribusi, keamanan adalah hal yang sangat penting. Dengan adanya keamanan dapat mencegah resiko kerusakan sistem kebocoran data, kehilangan data dan resiko lainnya. Tujuan utamanya adalah membatasi akses informasi dana sumber hanya untuk user yang diberikan hak akses. Organisasi, perusahaan, dan badan usaha sudah pasti membutuhkan keamanan dalam sistem terdistribusi. Di penulisan ini akan dibahas mengenai keamanan sistem terdistribusi pada e-commerce yaitu Tokopedia.             Sebelum membahas keamanan sistem terdistribusi pada Tokopedia, ada bebeapa hal yang perlu diketahui mengenai empat bidang keamanan dalam sistem terdistribusi. Ancaman Keamanan             Penyerangan p...

VERB PHARSES & TENSES

VERB PHARSES & TENSES Verb Pharses         Verb Pharse berdasarkan traditional grammar adalah kelompok kata berupa main verb dan auxiliary verb, dan berdasarkan   generative grammer adalah predicate(main verb beserta seluruh elemen yang melengkapinya, seperti auxiliary verb, complement, dan modifier, kecuali subjek kalimat.           Complement dibutuhkan jika kata kerja utama berupa transitive verb. Modifier dapat berupa adjective,adverb, atau konstruksi lain yang berfungsi seperti salah satu dari part of speech. Contoh : 1.      Raka has worked at the indomaret today. Has= auxiliary verb Worked = main verb berupa past participle 2.      I happy running. Happy = main verb Tenses Tenses adalah kata kerja untuk menunjukkan waktu (sekarang, masa lalu, maupun masa depan) yang terjadinya suatu perbuatan atau peristiwa. Terdapat 16...

PEMBAHASAN MENGENAI FINTECH

PEMBAHASAN MENGENAI FINTECH Pengertian Fintech FinTech atau teknologi keuangan berasal dari dua kata yaitu, financial dan technology. FinTech adalah sebuah inovasi dalam bidang jasa keuangan yang menggunakan sistem teknologi dengan inovasi modern. FinTech mengubah model bisnis dari konvensional menjadi moderat, yang biasanya dalam membayar harus bertatap muka dan membawa sejumlah uang, sekarang dapat melakukan transaksi jarak jauh. FinTech bertujuan untuk membuat proses transaksi keuangan lebih praktis, mudah dan juga aman digunakan. Biasanya FinTech digunakan untuk peinjaman uang secara peer to peer (peminjaman uang kepada individu atau bisnis dan juga sebaliknya), jual beli saham, transfer, dan lainnya. Dengan FinTech, konsumen dapat keuntungan dengan mendapatkan layanan yang lebih baik, lebih banyak, dan harga yang murah. Bagi pemain FinTech keuntungan yang di dapat bisa menyederha...